SEGMENTASI PASAR JASA MELIes BABY CARE AND SPA

Strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu pada masing-masing tingkatan serta lokasinya. Strategi pemasaran modern secara umum terdiri dari tiga tahap yaitu: segmentasi pasar (segmenting), penetapan pasar sasaran (targeting), dan penetapan posisi pasar (positioning) (Kotler, 2001). Sedangkan segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen (Kotler, 2001). Dengan kata lain, segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah. Perusahaan pun membagi menjadi kelompok sasaran segmen pemasaran, yakni segmentasi pasar konsumen, segmentasi pasar industri, dan segmentasi pasar internasional.

Segmentasi Pasar Konsumen

1. Segmentasi Geografik

Segmentasi geografik membagi pasar menjadi beberapa unit secara geografik seperti negara, regional, propinsi, kota, wilayah kecamatan, wilayah kelurahan dan kompleks perumahan. Pada MELIes BABY CARE AND SPA, kantor cabang dan penjualan produk hanya tersedia di wilayah kota saja. Salah satu alasannya adalah karena di wilayah pedesaan, orang tua yang memiliki bayi masih memiliki banyak waktu untuk mengurus bayinya, bermain serta memberikan pendidikan di rumah. Selain itu, orang tua di wilayah pedesaan lebih suka merawat bayinya dibandingkan membawanya ke spa bayi.

2. Segmentasi Demografi

Segmentasi pasar demografik membagi pasar menjadi kelompok berdasarkan pada variabel seperti jenis kelamin, umur, status perkawinan, jumlah keluarga, umur anak, pendapatan, jabatan, lokasi geografi, mobilitas, kepemilikan rumah, pendidikan, agama,ras atau kebangsaan. Sasaran MELIes BABY CARE AND SPA adalah konsumen yang berkeluarga yang memiliki anak usia 0-8 tahun, berpenghasilan tinggi, berpendidikan, dan mengutamakan kebutuhan keluarga.

3. Segmentasi Psikografik

Segmentasi psikografik membagi pembeli menjadi kelompok berbeda berdasarkan pada karakteristik kelas sosial, gaya hidup atau kepribadian. Jika dilihat dari segmentasi psikografiknya, MELIes BABY CARE AND SPA saat ini masih membuka pasar hanya untuk kelas menengah ke atas, dengan gaya hidup achievers yakni mereka yang berpendapatan tinggi dan berorientasi status, serta menyukai produk yang terkenal yang memperlihatkan kesuksesannya. Melihat gaya hidup konsumen achievers ini, MELIes BABY CARE AND SPA memasuki wilayahnya. Mereka yang bergaya achievers cenderung rela menghabiskan uang demi kepentingan keluarga.

4. Segmentasi Tingkah Laku

Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar meyakini bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar. MELIes BABY CARE AND SPA, tentunya memiliki konsumen yang memiliki pengetahuan lebih tentang pentingnya perawatan bayi, spa, swim dll.

Proses Segmentasi Pasar

Proses segmentasi mempunyai beberapa langkah. (1) identifikasi basis segmentasi pasar, (2) mengumpulkan informasi pasar, (3) mengembangkan komposisi profil segmen, (4) penetapan konsekuensi pemasaran, (5) estimasi masing-masing potensi segmen pasar, (6) analisis peluang pasar, dan (7) penetapan penguasaan pasar.

Targetting

MELIes BABY CARE AND SPA menerapkan targetting sesuai teori Kotler, Kartajaya, Huan dan Liu (2003) yang menyatakan ada tiga kriteria yang harus dipenuhi perusahaan pada saat mengevaluasi dan menentukan segmen mana yang akan dijadikan target. MELIes BABY CARE AND SPA pada awalnya melihat peluang pasar yang ada, sejauh mana memberikan keuntungan dibidang pertumbuhan, profitabilitas, skala ekonomi, resiko yang rendah dan lain-lain. Kemudian MELIes BABY CARE AND SPA harus tahu kompetisi yang terjadi pada pasar sehingga bisa mempersiapkan keunggulan kompetitifnya dalam persaingan. Dan yang terakhir MELIes BABY CARE AND SPA telah menganalisis pertumbuhan kekuatan tawar menawar pembeli maupun pemasok. Sehingga MELIes BABY CARE AND SPA tidak terkesan kaget atau bingung dalam menentukan targetnya. Ketiga hal ini akan sangat membantu keberlangsungan hidup perusahaan MELIes BABY CARE AND SPA tentunya dalam jangka panjang dan mampu menguasai pasar dibidangnya yang menjadi target MELIes BABY CARE AND SPA ini. Dalam memilih pasar yang dituju (target pasar), perusahaan dapat menempuh tiga alternatif strategi, yaitu: (1) Strategi yang Tidak Membeda-bedakan Pasar (Undifferentiated Marketing), (2) Strategi yang Membeda-bedakan Pasar (Differentiated Marketing), (3) Strategi yang Terkonsentrasi (Concentrated Marketing). MELIes BABY CARE AND SPA sendiri mencoba strategi Concentrated Marketing, yakni :

  • Memilih segmen pasar tertentu.

  • Memusatkan segala kegiatan pemasarannya pada satu atau lebih segmen pasar yang akan memberikan keuntungan terbesar.

  • Mengembangkan produk yang lebih ideal dan spesifik bagi kelompok konsumen tersebut.

  • Memperoleh kedudukan/posisi yang kuat di dalam segmen pasar tertentu yang dipilih.

PEMOSISIAN DAN DIFFERENSIASI MELIes BABY CARE AND SPA

positioning

Menurut Fanggidae, 2006, positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan perbedaan (differents), keuntungan (advantages), manfaat (benefit) yang membuat konsumen selalu ingat dengan suatu produk. Dengan kata lain sebagai usaha menempatkan sesuatu dalam pikiran orang dengan terlebih dahulu memberikan informasi tentang segala sesuatu seperti fasilitas, program yang diberikan, dosen yang dimiliki dengan cara penyuguhan kualitas pelayanan dan bagaimana mempresentasikannya. Dalam memposisikan produknya, MELIes BABY CARE AND SPA menerapkan 2 langkah utama, yakni:

  1. Positioning menurut manfaat. Produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu. MELIes BABY CARE AND SPA mencoba strategi ini dengan mengutamakan manfaat yang akan diterima oleh konsumen saat menggunakan dan setelah menggunakan layanan. Hal ini diaplikasikan oleh MELIes BABY CARE AND SPA sehubungan dengan masih kurangnya spa dan perawatan bayi di Indonesia, kalaupun ada, masih sangat minim dalam hal memikirkan manfaat bagi konsumen penggunanya.

  2. Positioning menurut harga/ kualitas. Produk diposisikan sebagai nilai (harga dan kualitas) terbaik. MELIes BABY CARE AND SPA memposisikan produk dan layanannya juga melalui harga dan kualitas tinggi. Hal ini dilihat dari sasarannya yaitu kelas menengah ke atas yang akan mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk kualitas terbaik. Sehingga tertanam dalam pikiran pelanggan bahwa kualitas tinggi identik dengan harga tinggi. Ketika produk MELIes BABY CARE AND SPA ditawarkan dengan harga rendah, maka pelanggan akan kurang berminat/ragu menggunakan lagi.

Differensiasi

Pada dasarnya diferensiasi adalah tindakan merancang satu set perbedaaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari penawaran pesaing (Kotler, 1997). Diferensiasi yang dilakukan MELIes BABY CARE AND SPA adalah melalui lima dimensi berikut ini :

  1. Diferensiasi Produk, membedakan produk utama berdasarkan keistimewaan, kinerja, kesesuaian, daya tahan, keandalan, kemudahan untuk diperbaiki, gaya dan rancangan produk. Produk MELIes BABY CARE AND SPA lebih awet, memberikan kualitas tinggi impor yang belum diproduksi dalam negeri serta lebih banyak memanfaatkan teknologi sehingga karyawan bisa lebih fokus pada pelayanannya.

  2. Diferensiasi Pelayanan, membedakan pelayanan utama berdasarkan kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan. Dalam hal pelayanan, MELIes BABY CARE AND SPA terkesan memberikan hal-hal baru. Seperti customer care yang mengecek pelanggan setelah pemakaian jasa dan produk melalui telpon, serta mempekerjakan banyak karyawan yang telah ditraining guna menjaga kenyamanan pelanggan.

  3. Diferensiasi Personil, membedakan personil perusahaan berdasarkan kemampuan, kesopanan, kredibilitas, dapat diandalkan, cepat tanggap dan komunikasi yang baik. Setiap karyawan MELIes BABY CARE AND SPA telah difasilitasi pendidikan dari perusahaan guna peningkatan pelayanan. MELIes BABY CARE AND SPA sangat menghindari terjadinya antrian dalam penggunaan jasa dan pembelian produk, sehingga ini menjadi salah satu bahan pertimbangan konsumen dalam menentukan pilihannya.

  4. Diferensiasi Saluran, langkah pembedaan melalui cara membentuk saluran distribusi, jangkauan, keahlian dan kinerja saluran-saluran tersebut. Dalam hal pemenuhan produk dari kebutuhan dan keinginan konsumen,MELIes BABY CARE AND SPA tidak menggunakan saluran distribusi. Cukup dengan menjalin hubungan baik dengan perusahaan produk bayi luar negeri sebagai pengimpor produknya. Sebagai bahan pertimbangan adalah jika menggunakan distributor, akan memakan waktu lama bagi produk untuk sampai ke konsumen. Sehingga MELIes BABY CARE AND SPA menggunakan system zero level marketing.

  5. Diferensiasi Citra, membedakan citra perusahaan berdasarkan perbedaan identitas melalui penetapan posisi, perbedaan lambang dan perbedaan iklan. Jika dilihat dari officenya saja,MELIes BABY CARE AND SPA sudah menampakkan citra eksklusif yang menandakan bahwa perusahaan ini adalah perusahaan yang bersegmentasi kelas menengah ke atas. Lambang perusahaan yang didesain simple menambah nilai elegan bagi perusahaan.

 

About meliesabil

melie sabil

Posted on Juni 13, 2011, in BISNIS. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: